Ditutup Negatif, Wall Street Lesu Lagi


PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA, New York -Saham-saham di bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS) ditutup negatif pada perdagangan Kamis semalam. Ini terjadi setelah dolar menguat dan harga-harga komoditas kembali jatuh.

Dolar AS kembali menguat, setelah pada Rabu jatuh tajam usai pengumuman The Fed, yang belum memberikan sinyal kepastian waktu menaikkan bunga acuan. Namun pernyataan The Fed tersebut membuat bursa saham naik lebih dari 1% kemarin.

"Kenaikan suku bunga akan lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Pasar saham merayakannya kemarin, sekarang pasar menerka apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Analis, Kevin Caron, dilansir dari Reuters, Jumat (20/3/2015).

Pada perdagangan Kamis semalam, indeks Dow Jones turun 117,16 (0,65%) ke level 17.959,03. Indeks S&P 500 turun 10,23 poin (0,49%) ke level 2.089,27. Sementara indeks Nasdaq naik 9,55 poin (0,19%) ke level 4.992,38.

Ada 6,2 miliar lembar saham yang diperdagangkan, ini di bawah rata-rata harian 6,67 miliar lembar saham per hari di bulan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Mingguan Emas 20 – 24 Desember 2021: Perangkap Bullish?

Harga Emas Naik, Yield Treasury AS Turun dari Level Tertinggi Satu Minggu

Harga Emas Naik, Investor Tunggu Langkah Fed Selanjutnya Pasca NFP