Postingan

Emas Turun Ke Level 8-Bulan Terendah Pasca The Fed Naikkan Tingkat Outlook

Gambar
Emas turun ke level terendahnya sejak Januari lalu pasca Federal Reserve meningkatkan perkiraan suku bunganya yang akan memicu keuntungan terhadap dolar. Platinum turun ke level terendahnya pada tahun ini. Emas untuk pengiriman segera turun sebesar 0,6 persen ke level $ 1,216.30 per ounce, merupakan level terendahnya sejak 2 Januari lalu, emas diperdagangkan pada level $ 1,221.94 pukul 8:53 pagi di Singapura, menurut harga Bloomberg. RSI 14-hari tertahan di bawah 30 untuk hari keenam, menandakan harga mungkin akan rebound. Emas menghentikan reli dalam 12 tahun terkhir di tahun 2013 kemarin terkait The Fed bersiap untuk mengurangi pembelian aset bulanan untuk ketujuh kalinya kemarin. The Fed akan menaikkan estimasi rata-rata mereka untuk tingkat acuan dana federal sebesar 1.375 persen pada akhir 2015 nanti, leih tinggi dibandingkan dengan perkiraan pada bulan Juni sebesar 1,125 persen, sehingga mengirim Indeks Bloomberg Dollar Spot ke level tertingginya dalam empat ta

Saham AS Pangkas Gain Terkait Investor Kaji Prospek Suku Bunga The Fed

Gambar
Saham AS memangkas gain karena investor mengkaji prospek Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga tetap rendah untuk "waktu yang cukup" sementara Ketua Janet Yellen mengatakan janji tersebut tergantung pada prospek ekonomi. Indeks S&P 500 naik 0,1% ke level 2,001.57 pada 16:00 sore di New York setelah naik sebanyak 0,6% setelah rilis pernyataan The Fed pada 2:00 siang. Perdagangan saham di S&P 500 adalah 23% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 24,82 poin ke level 17,156.79 setelah melonjak sebanyak 89 poin. Indeks saham memperpanjang kenaikan karena pernyataan The Fed yang mengatakan perekonomian sedang pada laju yang biasa saja dan laju inflasi di bawah tetap guna menjaga komitmen untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk "waktu yang cukup" setelah pembelian aset selesai nantinya. Pejabat The Fed menaikkan perkiraan rata-rata untuk federal fund rate pada akhir 2015 menjadi 1,375%,

The Fed Kurangi Pembelian Obligasi, Harga Emas Terkoreksi

Gambar
Emas turun setelah Federal Reserve mengurangi program pembelian obligasi sebesar $ 10 miliar dan menaikkan perkiraan untuk tingkat dana federal di tahun depan ditengah tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi AS mendapatkan kembali daya tariknya. Federal Open Market Committee (FOMC) mengatakan hari ini bahwa ekonomi sedang tumbuh pada laju kecepatan yang biasa saja dan laju inflasi di bawah target. Para otoritas menaikkan perkiraan rata-rata untuk tingkat dana federal pada akhir 2015 menjadi 1,375%, dibandingkan dengan 1.125% pada bulan Juni. he Fed mengurangi pembelian obligasi bulanan sampai $ 15 miliar untuk mengakhiri program pada bulan Oktober. Emas turun ke empat kalinya dari lima pekan terakhir Indeks saham naik dan inflasi tetap rendah. Biaya hidup di AS tak terduga turun pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun terakhir, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja hari ini. Emas untuk pengiriman segera turun 0,4%ke level $ 1,230.41 per ons

Berjangka Asia Melonjak Terkait Laporan Stimulus; Dolar Pertahankan Penurunan

Gambar
Indeks berjangka Asia berkutat dekat keuntungan di bursa AS setelah adanya laporan bahwa bank sentral China mengintensifkan langkah-langkah stimulus. Dolar mempertahankan penurunan terhadap sebagian besar rekan-rekan utama sebelum Federal Reserve mengkaji kembali kenaikan tingkat suku bunga, sementara minyak mentah mendekati level tertinggi dua minggu. Kontrak pada indeks dari Jepang hingga Hong Kong naik setidaknya 0,2% dalam perdagangan terakhir. Kontrak pada indeks S&P 500 sedikit berubah pada pukul 07:22 pagi di Tokyo, setelah indeks acuan AS yang membukukan penurunan dalam dua hari menguat 0,8%, terbesar dalam sebulan. Dolar Australia berada di level 90,84 sen AS setelah menguat 0,7% pada sesi perdagangan terakhir untuk mengakhiri penurunan enam hari, sementara mata uang emerging-market Asia menguat. Minyak di New York berada di level $ 94,76 per barel. China menyediakan 500 miliar yuan ($ 81.4 miliar) likuiditas untuk lima bank terbesar di Negara tersebut

Saham Energi Meningkat Angkat Bursa AS Ditutup Menguat

Gambar
Saham AS ditutup menguat, menghapus penurunan di sesi awal perdagangan, karena kenaikan harga minyak mendorong reli di saham energi dan bank sentral China dilaporkan mulai menyediakan senilai $ 81 miliar dalam bentuk pinjaman untuk bank-bank terbesar. Indeks S&P 500 naik 0,8% ke level 1,998.99 pada 16:00 di New York, rebound dari penurunan di sesi perdagangan sebesar 0,3%. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 100,83 poin, atau 0,6%, ke level 17,131.97. Indeks Nasdaq Composite naik 0,8%. Perdagangan di perusahaan S&P 500 adalah 15% lebih tinggi dari rata-rata 30 hari karena investor menunggu pernyataan kebijakan Federal Reserve dan konferensi pers esok hari. Indeks saham memperpanjang kenaikan karena Sina.com melaporkan bahwa bank sentral China mulai menyediakan sebesar 500 miliar yuan ($ 81.4 miliar) pinjaman terdiri dari lima bank terbesar di negara tersebut. Laporan tersebut mengutip analis perbankan Guotai Junan Qiu Guanhua di Guotai Junan Securities

Emas Berjangka Naik Terkait Laporan Stimulus China; Dolar Melemah

Gambar
Emas menguat untuk hari kedua secara beruntun karena penurunan dolar serta laporan bahwa bank sentral China menerapkan langkah-langkah stimulus baru yang mendorong permintaan untuk logam mulia sebagai alternatif investasi. The PeopleĆ¢��s Bank of China (PBOC) menyediakan 500 miliar yuan ($ 81.4 miliar) likuiditas ke lima bank terbesar di Cina, menurut Sina.com, mengutip dari Qiu Guanhua, seorang analis di Guotai Junan Securities Co. Dolar jatuh sebanyak 0,5% terhadap sekumpulan mata uang utama. Para otoritas Federal Reserve AS bertemu hari ini dan besok. Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,1% untuk menetap di level $ 1,236.70 per ons pada pukul 1:44 siang di New York Comex. Sebelumnya, harga turun sebanyak 0,2%. Kemarin, logam mulia naik 0,3%.. Bullion adalah menuju penurunan kuartalan pertama tahun ini karena Indeks Spot Dollar Bloomberg menguat ke level tertinggi 14-bulan dan The Fed bergerak untuk mengakhiri program pembelian aset bulanan yang belum p

Saham Jepang Turun Dari Level Enam Tahun Tertinggi Pasca Liburan Nasional

Gambar
Saham Jepang turun untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir, menyeret indeks Topix dari level tertingginya dalam enam tahun terakhir, karena pasar dibuka kembali pasca liburan nasional dan mata uang yen menguat. Saham Honda Motor Co, produsen mobil yang mendapatkan lebih dari 80 persen dari penjualan di luar negeri, turun sebesar 0,9 persen. Saham Tokyo Dome Corp, yang beroprasi membuat stadion bisbol, turun sebesar 1,6 persen pasca memperkirakan penurunan labanya dalam setahun penuh. Operator nirkabel SoftBank Corp, yang memiliki saham di Alibaba Group Holding Inc, naik sebesar 3,8 persen pasca perusahaan e-commerce terbesar di China tersebut menaikkan jumlah itu untuk mencari penawaran umum perdana. Indeks Topix turun sebesar 0,3 persen ke level 1,309.88 pada istirahat perdagangan sesi 1 di Tokyo, dengan banyak saham jatuh saat satu saham yang naik. Langkah ini ditutup pekan lalu yang merupakan level tertingginya sejak Juli 2008 silam. Indeks Nikkei 225 Stoc