Postingan

BURSA SAHAM 26 AGUSTUS: Cermati Laju IHSG Di Akhir Pekan

Gambar
Rifan Financindo Berjangka -- JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/8/2016) IHSG ditutup menguat 0,93% atau 50,12 poin di level 5.454,12 setelah bergerak pada kisaran 5.412,53 - 5.454,12. Dari 534 saham yang diperdagangkan, sebanyak 158 saham menguat, 154 saham melemah, dan 222 saham stagnan. 8 dari 9 indeks sektoral IHSG terpantau menguat, dengan dorongan utama dari sektor konsumer yang menguat 2,06%, diikuti oleh sektor aneka industri yang melonjak 2,04%, serta sektor finansial yang naik 0,50%. Sementara itu, hanya sektor tambang yang melemah 1,32%. Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan penguatan indeks lebih disebabkan oleh teknikal rebound di saham-saham big cap setelah pada dua hari kemarin diwarnai aksi jual. “Ini kan pemodal asing 2 hari sebelumnya melepas kepemilikan, sekarang beli lagi,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (25/8/2016). Meski sejumlah bursa Asia juga menguat, sentimen dari gl

Investor Asing Lakukan Pembelian, IHSG DItutup Menguat 0,9 Persen

Gambar
JAKARTA, Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di tengah pelemahan bursa di kawasan Asia Pasifik. Investor asing membukukan net buy dalam perdagangan hari ini, Kamis (25/8/2016). Indeks bergerak solid, yang ditopang oleh saham-saham sektor aneka industri dan manufaktur. Sektor konsumer juga berkontribusi terhadap penguatan indeks, seiring dengan meredanya isu kenaikan harga rokok. Pukul 16.00 IHSG ditutup menguat sebesar 50,12 poin atau 0,9 persen di posisi 5.454,16. Sebanyak 161 saham diperdagangkan menguat, 162 saham melemah dan 80 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 6,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,97 triliun. Net buy oleh asing mencapai Rp 675,4 miliar di seluruh pasar dan Rp 679,6 miliar di pasar reguler. Saham-saham yang menopang penguatan indeks yakni ASII (Rp 8.400), TLKM (Rp 4.220), PGAS (Rp 3.330), BBRI (Rp 11.850), BMRI (Rp 11.400) dan INDF (Rp 7.950). Sementara, saham yang membebani pergerakan IHSG yak

KA Kertajaya Terbakar Diduga Akibat Korsleting Genset

Gambar
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -- Dua gerbong Kereta Api Kertajaya terbakar di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (25/8), sekitar pukul 13.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting pada mesin genset. Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Utara, Komisaris Sungkono, mengatakan berdasarkan keterangan yang diperolehnya dari petugas kebersihan KA Kereta Jaya, Indra Irawan, percikan api keluar dari mesin genset saat tengah dibersihkan di Stasiun Tanjung Priok. "Menurut keterangan saksi, kereta berangkat dari Stasiun Senen menuju Stasiun Tanjung Priok untuk dicuci. Tiba-tiba ada percikan api dari Genset di dalam gerbong yang selanjutnya membakar dua gerbong kereta, termasuk gerbong yang ada gensetnya," kata Sungkono dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (25/8). Ia menerangkan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.45 WIB dengan bantuan tujuh unit Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara. Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam perist

Ancol Rilis Obligasi Rp300 Miliar Kembangkan Wahana Rekreasi

Gambar
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka -- PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menerbitkan obligasi berkelanjutan I Jaya Ancol Tahun 2016 sebesar Rp300 miliar. Surat utang ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I bernilai Rp1 triliun. Obligasi Jaya Ancol akan terbit dalam dua seri dengan tenor yang dibagi nenjadi dua, yakni tiga tahun dan lima tahun. Obligasi ini akan ditawarkan dalam rentang kupon 8,1 persen-8,6 persen per tahun untuk tenor tiga tahun dan 8,2 persen-8,7 persen per tahun untuk tenor lima tahun. Sebanyak 60 persen dana yang dihasilkan dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pengembangan kegiatan usaha dalam bidang rekreasi, dan 40 persen sisanya akan mengalir ke pengembangan properti perseroan. Direktur Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengatakan, pengembangan properti perusahaan yang dimaksud adalah pengembangan hotel di Putri Duyung. Rencananya, perusahaan akan mengembangkan hotel dengan dana investasi sekitar Rp50 miliar–Rp2

BI dan Kekuatan Dollar Lemahkan Rupiah Rabu Sepanjang Hari

Gambar
Rifan Financindo Berjangka - Mengakhiri perdagangan valas antar bank di Indonesia dan juga di tengah   pasar spot  sesi Eropa (24/8), rupiah masih belum mampu bergerak bullish dikarenakan BI terus lemahkan kurs referensinya. Sepanjang perdagangan hari ini banyak kurs kawasan Asia alami tekanan jual cukup besar dari pasar global oleh kekuatan dollar AS. Anjloknya rupiah sepanjang hari membuat investor asing  semakin beralasan untuk lakukan profit taking di bursa saham  dengan net sell  Rp845 miliar.  Besarnya aliran keluar  modal asing dari bursa menjadi sentimen negatif lagi bagi laju   IHSG yang  ditutup melemah 0,2%. Pergerakan kurs rupiah di pasar spot sore ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan hingga  0,23% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13252/US$ setelah  dibuka lemah  pada level Rp13250/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperlemah. Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari

Rupiah Kamis Siang Masih Merah Meski Dollar Sedang Koreksi

Gambar
Rifan Financindo Berjangka -- Kurs rupiah yang dibuka lebih rendah pada awal perdagangan hari Kamis (25/8)  masih bergerak negatif namun tidak mempengaruhi optimisme investor asing investasi saham di bursa lokal. Lemahnya rupiah masih dipicu oleh penurunan kurs referensi yang BI lakukan di tengah pelemahan dollar AS terhadap rivalnya. Menurunnya kekuatan rupiah hingga siang  tidak membuat investor asing menahan aliran modalnya ke  bursa saham Indonesia dengan  net buy Rp450 miliar.  Aksi membeli saham-saham unggulan investor asing tersebut menambah kekuatan  IHSG yang  sekarang menguat 0,4%. Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi  ini bergerak negatif dengan pos0si pelemahan 0,09% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13264/US$ setelah  dibuka lemah pada level Rp13254/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperlemah. Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini dilemahkan   ke  13267  dari 

IHSG Bakal Menguat, Simak 7 Saham Pilihan Ini

Gambar
Rifan Financindo Berjangka -- Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan saham Kamis pekan ini usai melemah selama dua hari dalam pekan ini. Kepala Riset PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menuturkan laju IHSG cenderung konsolidasi sehingga dalam pergerakannya menemui penguatan dan pelemahan. IHSG cenderung melemah sejak perdagangan Selasa kemarin, menurut Alfred akan mendorong IHSG naik secara teknikal. Selain itu, menurut Alfred saat ini belum ada sentimen kuat yang mempengaruhi laju IHSG. "IHSG selalu mampu ditutup di atas 5.400 meski dalam perdagangannya di kisaran 5.300. Fundamental itu ciri-ciri konsolidasi dan fundamental juga belum banyak berubah," kata Alfred saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (25/8/2016). Saat ditanya mengenai rilis paket kebijakan ekonomi XIII, Alfred menuturkan sentimen itu tak akan mempengaruhi laju IHSG namun memberikan kepastian kepada investor. Alfred menilai, pelaku pasar mengg