Cukup bayar Rp 2 ribu, di warung ini bisa makan sepuasnya saat Hari Pahlawan

Rifan Financindo   || Merayakan Hari Pahlawan, Anton Sujarwo pemilik warung makan di depan Museum Sasmitaloka Jendral Besar Soedirman, Jalan Bintaran, Kota Yogyakarta mendiskon makanannya menjadi seharga Rp 2 ribu. Bahkan dengan membayar Rp 2 ribu, pembeli bisa menambah makanan sesuka hatinya. 



Selain bisa makan sepuasnya dengan hanya membayar Rp 2 ribu, para pembeli di warung milik Anton ini juga dihibur dengan berbagai lagu-lagu perjuangan maupun lagu daerah. Lagu-lagu ini sengaja diputar untuk menambah kental kesan perayaan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

"Selama dua hari sejak tanggal 10 November, semua makanan saya jual seharga Rp 2 ribu. Tidak pandang bulu mau yang beli orang kaya atau tidak mampu semuanya saya layani dengan harga Rp 2 ribu. Pokoknya bebas mau nambah. Yang penting tidak dibungkus atau dibawa pulang," ujar Anton saat ditemui di warungnya, Jumat (10/11).

Anton menuturkan berbagai menu makanan disediakan di warung makannya. Di antaranya ada sayur lombok tempe, sayur bayam, sop dan sayur terong. Untuk lauknya, ada bakwan, tahu goreng, tempe goreng dan telur. Sedangkan minumnya ada teh dan jeruk.

"Saya menyediakan lebih kurang 200 porsi. Ini dua kali lipat dari yang biasanya saya jual. Saya buka warung dari jam 9 pagi hingga pukul 1 siang," kata Anton.

Anton menjelaskan bahwa konsep warung makan harga Rp 2 ribu ini merupakan hasil kerja sama warungnya dengan gerakan Sungguh Cinta Indonesia yang dipimpin oleh Pendeta Caleb Hover Bintoro.

Terpisah, salah seorang panitia dari Sungguh Cinta Indonesia, Anton Salim menguraikan dipilihnya harga Rp 2 ribu untuk sekali makan ini bukanlah tanpa alasan. Uang Rp 2 ribu, kata Anton, merupakan salah satu uang pecahan paling kecil. Uang ini nominalnya sangat kecil dan semua orang memilikinya.

"Jadi kami ingin menyatukan masyarakat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika ini lewat makanan. Kita ingin menggugah semangat kepahlawanan yang sudah lama hilang. Kita ingin agar para generasi saat ini mengenang lagi peran dan jasa para pahlawan," papar Anton.

Anton menambahkan bahwa saat ini masih banyak warga yang kekurangan dan belum merdeka. Sehingga dengan warung murah harga Rp 2 ribu ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk berbagi pada sesama.

"Kami ingin berbagi tetapi juga ingin menanamkan rasa tanggung jawab. Dengan membayar Rp 2 ribu orang akan bertanggung jawab dengan makanan yang dibelinya. Beda dengan jika dikasih begitu saja, belum tentu menunya sesuai. Jika tidak sesuai dengan menu makanan yang dikasih, biasa cuma akan dibuang. Jadinya kan sia-sia. Kalau bayar, mereka kan milih menu sesuai dengan apa yang dipilih dan bertanggung jawab menghabiskannya," kata Anton. 


Baca juga  :

Postingan populer dari blog ini

Harapan Gloria Hamel terhadap Putusan MK soal Kewarganegaraan

Korut Kembali Persiapkan Peluncuran Rudal

Menangi Lotere Rp 10 Triliun, Perempuan Ini Langsung Berhenti Kerja